Grobogan – Dalam rangka menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan, Perhutani KPH Purwodadi melalui Jajaran BKPH Linduk kembali melaksanakan patroli gabungan bersama masyarakat Dusun Carat, Desa Putatsari, Kecamatan Grobogan, pada Sabtu (06/12).
Kegiatan dilakukan dengan menyusuri kawasan hutan di beberapa titik rawan, yaitu petak 194, 195 RPH Carat serta petak 196, 199, dan 202 RPH Plosokerep BKPH Linduk.
Patroli gabungan ini merupakan komitmen Perhutani memperkuat sinergi dengan masyarakat sekitar hutan untuk meminimalisir potensi gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, kebakaran hutan, maupun kerusakan lingkungan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa partisipasi dan kepedulian masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam menjaga kelestarian hutan.
“Kami terus meningkatkan upaya pencegahan gangguan keamanan hutan melalui kolaborasi dengan masyarakat. Hutan adalah aset negara yang harus dijaga bersama agar manfaatnya dapat terus dirasakan oleh generasi sekarang hingga masa yang akan datang,” ujar Bagus.
Sementara itu, Kepala RPH Carat, Sutarno, menjelaskan bahwa wilayah yang dipatroli merupakan kawasan dengan tingkat kerawanan yang perlu pengawasan intensif.
“Kami intensifkan patroli terutama pada waktu-waktu rawan. Dengan kehadiran masyarakat dalam pengamanan, kami lebih mudah mendeteksi gangguan dan memberikan respon cepat apabila ada kejadian,” tegasnya.
Kegiatan patroli yang dilakukan penuh kekompakan dan keakraban ini juga mendapatkan respons positif dari masyarakat. Salah satu peserta patroli dari Dusun Carat, Rubadi, menyampaikan rasa terima kasihnya karena masyarakat diberikan ruang untuk terlibat langsung dalam menjaga hutan yang menjadi penopang kehidupan mereka.
“Kami senang bisa ikut serta. Hutan ini dekat dengan lingkungan kami, tentu kami juga berkepentingan untuk menjaga agar tetap aman dan lestari. Dengan patroli bersama, hubungan antara Perhutani dan masyarakat semakin baik,” tuturnya.
Dengan adanya patroli gabungan seperti ini, diharapkan keamanan dan kondisi hutan di wilayah BKPH Linduk semakin terjaga, serta tercipta keharmonisan antara Perhutani dan masyarakat sebagai mitra pengelolaan hutan berkelanjutan. (Mj-A)
Editor : Aris