Grobogan – Dalam rangka mengantisipasi potensi meningkatnya gangguan keamanan hutan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat komunikasi sosial dengan berbagai pemangku kepentingan di tingkat tapak. Pada Senin (22/12).
Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan komunikasi sosial yang dilaksanakan jajaran BKPH Pojok bersama perangkat Desa Kemadohbatur, anggota Polsek Tawangharjo, serta Babinsa Desa Kemadohbatur Koramil Tawangharjo. di wilayah Desa Kemadohbatur yang berbatasan langsung dengan kawasan hutan BKPH Pojok.
Kegiatan komunikasi sosial ini bertujuan membangun kesepahaman, meningkatkan kewaspadaan bersama, serta memperkuat sinergi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan kelestarian hutan, khususnya pada momen libur panjang yang berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat di sekitar kawasan hutan.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang R, menegaskan bahwa komunikasi sosial merupakan strategi penting dalam upaya pencegahan dini terhadap gangguan keamanan hutan.
“Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, intensitas aktivitas masyarakat biasanya meningkat. Melalui komunikasi sosial ini, Perhutani ingin memastikan seluruh unsur, baik pemerintah desa, TNI, maupun Polri, memiliki persepsi dan langkah yang sama dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Pencegahan akan lebih efektif jika dilakukan secara kolaboratif,” ujar Bambang.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat desa sekitar hutan menjadi kunci utama dalam menjaga kondusivitas wilayah, sehingga potensi gangguan seperti pencurian kayu, kebakaran hutan, maupun aktivitas ilegal lainnya dapat ditekan sejak dini.
Sementara itu, Kepala Desa Kemadohbatur, Adiwinarno, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Perhutani yang secara aktif melibatkan pemerintah desa dalam upaya pengamanan hutan.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Hutan memiliki peran penting bagi lingkungan dan kehidupan masyarakat desa. Melalui koordinasi seperti ini, kami bisa mengimbau warga agar ikut menjaga hutan dan tidak melakukan aktivitas yang merugikan, terutama saat libur panjang,” ungkapnya.
Adiwinarno juga menegaskan komitmen pemerintah desa untuk terus bersinergi dengan Perhutani dan aparat keamanan demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif.
Dari unsur TNI, Babinsa Desa Kemadohbatur Koramil Tawangharjo, Serka Situkno, menyatakan kesiapan pihaknya untuk mendukung pengamanan kawasan hutan melalui pendekatan teritorial.
“Babinsa siap bersinergi dengan Perhutani, Polri, dan pemerintah desa. Kami akan terus melakukan pembinaan kepada masyarakat agar bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban, termasuk menjaga kawasan hutan dari potensi gangguan selama libur Natal dan Tahun Baru,” tegasnya.
Dengan dilaksanakannya kegiatan komunikasi sosial ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap tercipta sinergi yang semakin solid antara Perhutani, aparat keamanan, pemerintah desa, dan masyarakat, sehingga keamanan hutan tetap terjaga dan kelestarian sumber daya hutan dapat dipertahankan secara berkelanjutan. (Mj-A)
Editor : Aris