
SURAKARTA, PERHUTANI (30/11/2025) | Perum Perhutani KPH Surakarta memperkuat sinergi dengan dunia pendidikan melalui penerimaan mahasiswa magang dari Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada (FEB UGM). Program magang ini menjadi wujud nyata kerja sama pengembangan kompetensi mahasiswa berbasis praktik lapangan, sekaligus mendukung penerapan link and match antara perguruan tinggi dan kebutuhan industri kehutanan.
Administratur Perhutani KPH Surakarta, Ronny Merdyanto, menyampaikan bahwa Perhutani berkomitmen membuka ruang belajar bagi generasi muda untuk mengenal pengelolaan sumber daya hutan negara secara utuh. Ia menegaskan bahwa bisnis Perhutani kini tidak hanya terkait produksi kayu, tetapi juga mencakup jasa lingkungan, wisata alam, agroforestry, serta pemberdayaan masyarakat sekitar hutan. Melalui magang ini, mahasiswa diharapkan memperoleh pemahaman langsung mengenai praktik manajemen bisnis kehutanan yang berkelanjutan.
Perwakilan FEB UGM, Rahayu, menyampaikan apresiasi atas kesempatan yang diberikan. Menurutnya, Perhutani merupakan mitra strategis yang dapat menjadi laboratorium pembelajaran bagi mahasiswa untuk mengasah kemampuan manajerial, analisis bisnis, hingga pemahaman ekonomi hijau. Ia berharap program ini dapat memperkuat karakter profesional mahasiswa sekaligus menumbuhkan kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan.
Dengan adanya program magang ini, Perhutani dan FEB UGM optimis kolaborasi ke depan dapat terus berkembang, baik dalam peningkatan kompetensi sumber daya manusia maupun riset inovatif di sektor kehutanan. Sinergi ini diharapkan melahirkan generasi muda yang siap berkontribusi dalam pembangunan ekonomi hijau dan menjaga kelestarian hutan Indonesia.
Editor : Aris