KEDU SELATAN (19/12/2025) | Dalam rangka mempersiapkan libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Selatan melaksanakan monitoring dan evaluasi pengelolaan sejumlah objek wisata di wilayah kerjanya, Jumat (19/12).
Monitoring dan evaluasi dilakukan untuk mengecek kesiapan pengelolaan wisata dalam menyambut momentum Natal dan Tahun Baru. Sebanyak 21 titik wisata menjadi sasaran kegiatan tersebut yang tersebar di empat kabupaten, yaitu Purworejo, Kebumen, Wonosobo, dan Banjarnegara. Objek wisata dalam kawasan hutan Perhutani KPH Kedu Selatan meliputi wisata berbasis pantai, perbukitan, serta air terjun.
Wakil Administratur Perum Perhutani KPH Kedu Selatan, Ahmad Marzuki, menyampaikan bahwa monitoring dan evaluasi rutin dilakukan, terutama menjelang libur panjang seperti Natal dan Tahun Baru. Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan pengelolaan wisata sekaligus meminimalkan potensi risiko bagi pengunjung.
“Kami mengecek kesiapan tempat wisata sebagai bentuk mitigasi dan upaya meminimalkan risiko,” ujar Ahmad Marzuki saat ditemui di sela-sela kegiatan monitoring dan evaluasi.
Ia menjelaskan bahwa monitoring dan evaluasi meliputi kesiapan pengelola, wahana, sarana dan prasarana, serta akses pengunjung selama momen Natal dan Tahun Baru. Selain itu, Perhutani juga menyiapkan posko kesehatan di sejumlah lokasi wisata.
Lebih lanjut, pihaknya berharap tidak terdapat kendala selama libur Natal dan Tahun Baru. Ia menekankan kepada para pengelola wisata agar senantiasa menjaga kebersihan dan keamanan, melakukan pengecekan rutin terhadap wahana, serta memastikan kesiapan personel, sehingga pengunjung dapat merasa aman dan nyaman saat berwisata.
Sementara itu, Pengelola Wisata Sagara View, Dwi Retno, menyampaikan apresiasinya atas kegiatan monitoring dan evaluasi yang dilakukan oleh Perhutani KPH Kedu Selatan. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat membantu pengelola dalam meningkatkan kualitas layanan.
“Kami sangat terbantu dengan adanya monitoring dan evaluasi wisata yang dilakukan oleh Perhutani KPH Kedu Selatan. Kami sejalan dengan Perhutani dalam mencapai target tahun 2025 dengan zero insiden. Melalui kegiatan ini, kami dapat mengidentifikasi titik-titik kelemahan operasional sehingga dapat berbenah dengan meningkatkan kualitas layanan serta sarana dan prasarana demi kenyamanan dan keamanan pengunjung,” ujarnya. (/Kds/Rwi)
Editor: Aris
Copyright © 2025