BANYUMAS TIMUR (30/12/2025) | Di lereng selatan Gunung Slamet, terdapat wahana ekowisata yang memadukan petualangan, edukasi lingkungan, dan keindahan alam khas hutan tropis. Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur mengelola Baturraden Adventure Forest (BAF) yang telah menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal maupun luar daerah untuk menikmati pengalaman bersentuhan langsung dengan alam.
Baturraden Adventure Forest berlokasi di Desa Karangmangu, Kecamatan Baturraden, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah. Lokasinya cukup strategis, sekitar 30 menit perjalanan dari Kota Purwokerto, serta mudah dijangkau menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Dengan luas kawasan sekitar 50 hektare, BAF menyuguhkan perpaduan empat unsur alam utama, yaitu gunung, sungai, hutan, dan kabut khas pegunungan. Kawasan ini dirancang untuk memberikan pengalaman yang beragam, mulai dari aktivitas petualangan fisik seperti mountain adventure dan water adventure hingga eco adventure yang bernuansa edukatif terkait konservasi alam dan keberlanjutan lingkungan. Berbagai aktivitas tersebut dapat dinikmati oleh individu maupun kelompok, seperti kegiatan outing perusahaan, pelatihan siswa, hingga aktivitas komunitas.
Dalam kegiatan monitoring yang dilaksanakan pada Selasa (30/12), perhatian tim Perhutani KPH Banyumas Timur difokuskan pada pemeriksaan Alat Pelindung Diri (APD) serta perlengkapan Keselamatan, Kesehatan Kerja, dan Lingkungan (K3L) yang wajib digunakan oleh pengelola wisata dan pemandu di kawasan BAF.
Administratur KPH Banyumas Timur melalui Kepala Sub Seksi Agroforestry dan Ekowisata, Bambang Ruswanto, menyampaikan bahwa pengecekan tersebut penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan kerja serta memastikan seluruh aktivitas operasional berjalan sesuai dengan prosedur standar keselamatan.
Ia menjelaskan bahwa peralatan pertolongan pertama seperti kotak P3K, alat pemadam api ringan (APAR), rambu keselamatan jalur, serta sistem evakuasi darurat turut diperiksa secara cermat. Tim memastikan seluruh perlengkapan tersedia, dalam kondisi baik, dan mudah diakses oleh petugas maupun pengunjung apabila sewaktu-waktu diperlukan.
Selain wahana petualangan, Baturraden Adventure Forest juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas penunjang kenyamanan pengunjung, di antaranya Agathis Resto dan Forest Canteen, musala, toilet bersih, area parkir yang luas, open field untuk kegiatan kelompok, serta Hall Rumba yang dapat digunakan untuk kegiatan dalam ruangan. Tersedia pula jembatan bambu dan area natural pool yang kerap menjadi lokasi favorit pengunjung untuk bersantai maupun berfoto.
Pengunjung dapat memilih beragam paket aktivitas petualangan seperti outbound, camping, canyoning, maupun paket petualangan lainnya dengan tarif yang bervariasi sesuai jenis dan durasi kegiatan. Harga paket berkisar dari puluhan ribu hingga ratusan ribu rupiah per orang.
Salah satu tim pemasaran Baturraden Adventure Forest, Hadi, menyambut baik kegiatan monitoring tersebut. Ia menyampaikan bahwa pendampingan dari Perhutani memberikan kesempatan bagi pengelola untuk memperbaiki alur kerja keamanan internal serta meningkatkan standar pelayanan.
Ia menambahkan bahwa dengan dukungan Perhutani, pengelola semakin siap dalam menerima kunjungan wisatawan, khususnya dalam menghadapi musim libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026.
Bagi pengunjung yang menginginkan pengalaman lebih privat, tersedia program camping dengan fasilitas tenda lengkap, sarapan, serta jalur trekking hutan. Selain itu, terdapat pula paket canyoning yang menantang di aliran sungai alami, yang seluruh kegiatannya didampingi pemandu dan dilengkapi perlengkapan keselamatan standar.
Dengan pemandangan alam yang asri, udara pegunungan yang sejuk, akses yang mudah dijangkau, serta beragam aktivitas untuk berbagai usia, Baturraden Adventure Forest terus menjadi pilihan wisata alam untuk liburan keluarga, kegiatan kelompok, hingga petualangan edukatif. Monitoring yang dilakukan juga menjadi wujud komitmen Perhutani KPH Banyumas Timur dalam mendukung pengembangan wisata alam yang aman, nyaman, dan berkelanjutan, sekaligus menjaga keseimbangan antara pariwisata dan kelestarian ekosistem hutan. (Byt/Mei)
Editor: Aris
Copyright © 2025