Grobogan – Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi melakukan koordinasi dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0717 Grobogan yang berlangsung di Markas Kodim 0717 Grobogan pada Selasa (23/09). Pada kesempatan tersebut, Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Ir. Untoro Tri Kurniawan, S.Hut., MM., hadir bersama Kepala Seksi (Kasi) Keuangan, SDM, Umum & IT, Agus Haryanto. Keduanya diterima langsung oleh Komandan Kodim (Dandim) 0717 Grobogan, Letkol Barid Budi Susila, S.Sos.
Koordinasi ini dilakukan dalam rangka memperkuat sinergi antara Perhutani dengan TNI, khususnya terkait program ketahanan pangan nasional, dimana Perhutani mendapat mandat dari pemerintah untuk mendukung program swasembada gula. Saat ini, Perhutani KPH Purwodadi telah menyiapkan areal seluas 552 hektar yang tersebar di 90 petak hutan produktif untuk pengembangan tebu berbasis agroforestry.
Administratur Perhutani KPH Purwodadi, Ir. Untoro Tri Kurniawan, S.Hut., MM., menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Kodim 0717 Grobogan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan program pemerintah tersebut.
“Perhutani berkomitmen mendukung penuh program ketahanan pangan nasional melalui pengembangan agroforestry tebu. Dengan luas lahan yang telah disiapkan, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap target swasembada gula. Dukungan dan sinergi bersama TNI menjadi sangat penting, tidak hanya untuk pengamanan areal hutan, tetapi juga dalam menjaga keberlangsungan program ini agar berjalan sukses dan memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar hutan,” ungkapnya.
Sementara itu, Komandan Kodim 0717 Grobogan, Letkol Barid Budi Susila, S.Sos., menyatakan bahwa TNI siap mendukung langkah Perhutani dalam menjaga ketahanan pangan nasional.
“Kami di jajaran TNI, khususnya Kodim 0717 Grobogan, menyambut baik dan siap mendukung langkah Perhutani KPH Purwodadi dalam program swasembada gula. Program ini tidak hanya menyangkut pemanfaatan lahan hutan secara produktif, tetapi juga berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Kami percaya bahwa sinergi TNI dengan Perhutani akan semakin memperkuat ketahanan pangan nasional di wilayah Grobogan dan sekitarnya,” tegasnya.
Kepala Seksi (Kasi) Keuangan, SDM, Umum & IT, Agus Haryanto, yang turut hadir mendampingi, menambahkan bahwa keberhasilan program swasembada gula memerlukan kerja sama lintas sektor dan keterlibatan aktif masyarakat.
“Kami di jajaran KPH Purwodadi siap mendukung kebijakan Administratur dan pemerintah dalam mewujudkan swasembada gula. Program ini tidak hanya menyentuh aspek produksi, tetapi juga membuka ruang partisipasi masyarakat sekitar hutan. Dengan adanya dukungan TNI, kami optimistis implementasi program akan berjalan lebih aman, lancar, dan berkelanjutan,” jelasnya. Kegiatan koordinasi ini diakhiri dengan pembahasan rencana tindak lanjut kerja sama dalam mendukung program swasembada gula. Melalui dukungan lintas sektor, diharapkan target pemerintah dalam mewujudkan kemandirian pangan dapat tercapai, sekaligus memperkuat ketahanan sosial ekonomi masyarakat sekitar hutan.