
BANYUMAS TIMUR, PERHUTANI (28/11/2025) | Perum Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Banyumas Timur menyalurkan bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Non Pendanaan Usaha Mikro Kecil (PUMK) kepada Kelompok Tunas Rahayu Sejahtera di Patikraja. Bantuan senilai Rp34.512.500 tersebut diberikan untuk mendukung pengembangan usaha budidaya burung puyuh. Penyerahan dilakukan di ruang rapat Kantor KPH Banyumas Timur, Jumat (28/11), oleh Administratur KPH Banyumas Timur dan disaksikan Kepala Seksi Madya Keuangan, SDM, Umum, dan IT, Surono.
Melalui program TJSL, Perhutani berkomitmen berkontribusi langsung terhadap kesejahteraan masyarakat desa sekitar hutan. Sebelum penyaluran, Perhutani melakukan survei kelayakan untuk memastikan bahwa bantuan diterima oleh pihak yang tepat dan benar-benar membutuhkan.
Bantuan Non-PUMK menyasar berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, konservasi lingkungan, dan peningkatan sarana-prasarana masyarakat. Pada kegiatan ini, bantuan diberikan sebagai hibah untuk mendukung kemandirian ekonomi melalui pengembangan usaha ternak burung puyuh, yang dinilai memiliki prospek usaha yang baik dan mudah dikelola.
Administratur KPH Banyumas Timur, Mochamad Risqon, mengatakan bahwa penguatan ekonomi masyarakat merupakan bagian penting dalam mewujudkan pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
“Kami berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan optimal oleh kelompok. Semoga usaha budidaya burung puyuh ini meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan keluarga di lingkungan masyarakat sekitar hutan,” ujarnya.
Perwakilan Kelompok Tunas Rahayu Sejahtera, Wisnu Proktadinta, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan.
“Bantuan ini sangat berarti untuk penambahan bibit dan kebutuhan budidaya lainnya. Kami akan berupaya menjalankan program ini dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan bersama,” ungkapnya.
Editor : Aris