KEDU UTARA (29/12/2025) | Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Kedu Utara melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Argo Lestari, serta perangkat desa guna memperkuat keamanan hutan sekaligus menggali potensi kawasan hutan di wilayah Resort Pemangkuan Hutan (RPH) Dieng, Bagian Kesatuan Pemangkuan Hutan (BKPH) Wonosobo. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kediaman Kepala Dusun Plemburan, Desa Campursari, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo, Jumat (26/12).
Koordinasi ini menjadi bagian dari upaya Perhutani dalam membangun sinergi bersama para pemangku kepentingan di tingkat tapak, khususnya masyarakat sekitar hutan, dalam rangka menjaga kelestarian hutan sekaligus mendorong pemanfaatan potensi hutan secara berkelanjutan dan sesuai ketentuan. Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran petugas lapangan Perhutani BKPH Wonosobo, tokoh masyarakat, Ketua LMDH Argo Lestari, serta Kepala Dusun Plemburan.
Administratur Perhutani KPH Kedu Utara melalui Kepala BKPH Wonosobo, Yossy Elfirani, menyampaikan bahwa koordinasi dan komunikasi sosial dengan masyarakat merupakan kunci utama dalam menjaga keamanan kawasan hutan. Menurutnya, keterlibatan aktif masyarakat sekitar hutan akan memberikan dampak positif terhadap upaya pencegahan gangguan keamanan hutan, seperti pencurian kayu, perambahan, maupun kebakaran hutan.
“Perhutani tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dan peran serta masyarakat, LMDH, serta tokoh masyarakat untuk bersama-sama menjaga hutan. Selain aspek keamanan, Perhutani juga mendorong penggalian potensi hutan yang dapat dimanfaatkan secara legal dan berkelanjutan guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Tokoh masyarakat Desa Campursari, Haji Riyanto, menyambut baik langkah Perhutani yang secara aktif melakukan koordinasi dan melibatkan masyarakat. Ia menilai pendekatan dialogis ini mampu membangun rasa memiliki masyarakat terhadap kawasan hutan.
“Jika masyarakat dilibatkan dan diberikan pemahaman, maka kesadaran untuk menjaga hutan akan tumbuh dengan sendirinya. Hutan yang lestari akan memberikan manfaat jangka panjang bagi kita semua,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Dusun Plemburan, Ari Pujiati, menegaskan komitmen pemerintah desa dan masyarakat dalam mendukung upaya Perhutani menjaga keamanan hutan. Ia berharap koordinasi semacam ini dapat terus dilakukan secara rutin agar setiap permasalahan di lapangan dapat segera dicarikan solusi bersama.
Sementara itu, Ketua LMDH Argo Lestari, Rudi Tri Subekti, menyampaikan bahwa LMDH siap menjadi mitra strategis Perhutani dalam menjaga kawasan hutan RPH Dieng. Selain pengamanan, pihaknya juga mendorong pengembangan potensi hutan, baik melalui kegiatan wisata alam, agroforestry, maupun usaha produktif lainnya yang sesuai dengan ketentuan.
“Kami berharap sinergi ini dapat meningkatkan kesejahteraan anggota LMDH dan masyarakat sekitar hutan tanpa mengesampingkan aspek kelestarian,” ujarnya.
Melalui koordinasi ini, Perhutani KPH Kedu Utara berharap tercipta hubungan kemitraan yang harmonis dengan masyarakat, sehingga keamanan hutan tetap terjaga dan potensi kawasan hutan di RPH Dieng dapat dikembangkan secara optimal, berkelanjutan, serta memberikan manfaat bagi semua pihak. (Kdu/Nurul)
Editor: Aris
Copyright © 2025