Dalam rangka meningkatkan keamanan wilayah hutan sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan (Gukamhut) dan bencana alam, Perhutani KPH Purwodadi melalui jajaran petugas BKPH Jatipohon bersama masyarakat menggelar operasi gabungan di wilayah hutan RPH Jangglengan BKPH Jatipohon, Kamis (29/01).
Kegiatan operasi gabungan tersebut dilaksanakan di kawasan hutan petak 114A, 115, dan 116 dengan luas kurang lebih ±30 hektare. Operasi melibatkan jajaran petugas BKPH Jatipohon bersama anggota Lembaga Masyarakat Desa Hutan (LMDH) Jati Makmur Desa Sumberjatipohon sebagai bentuk sinergi dalam menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan.
Kepala BKPH Jatipohon, Tutut Sugianto, mewakili Administratur KPH Purwodadi menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk menjaga hutan dari berbagai potensi ancaman, baik berupa pencurian kayu, perambahan, maupun risiko bencana alam seperti angin kencang dan pohon tumbang.
“Operasi gabungan ini merupakan wujud komitmen Perhutani KPH Purwodadi dalam menjaga keamanan hutan secara berkelanjutan. Sinergi dengan masyarakat, khususnya LMDH, sangat penting karena mereka merupakan mitra strategis Perhutani dalam pengelolaan dan perlindungan hutan,” ungkap Tutut.
Ia menambahkan bahwa keterlibatan masyarakat juga bertujuan meningkatkan rasa memiliki terhadap hutan sehingga upaya pengamanan dapat berjalan lebih efektif dan berkesinambungan.
Sementara itu, Kepala RPH Jangglengan, Radik Saputro, menjelaskan bahwa kegiatan operasi dilakukan dengan menyisir seluruh petak sasaran untuk memastikan kondisi hutan dalam keadaan aman serta tidak ditemukan aktivitas yang berpotensi merusak kawasan hutan.
“Kami melakukan patroli menyeluruh di petak 114A, 115, dan 116 untuk memantau kondisi tegakan, jalur akses, serta titik-titik rawan gangguan keamanan. Selain itu, kami juga mengantisipasi potensi bencana alam dengan melakukan pengecekan kondisi pohon di sekitar jalur yang sering dilalui masyarakat,” jelas Radik.
Menurutnya, hasil operasi menunjukkan kondisi kawasan hutan relatif aman dan kondusif, namun kewaspadaan tetap perlu ditingkatkan mengingat dinamika ancaman yang dapat terjadi sewaktu-waktu.
Ketua LMDH Jati Makmur Desa Sumberjatipohon, Saryono, menyambut baik pelaksanaan operasi gabungan tersebut dan menegaskan komitmen masyarakat untuk terus mendukung Perhutani dalam menjaga kelestarian hutan.
“Kami dari LMDH Jati Makmur siap bersinergi dengan Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Hutan adalah sumber kehidupan bagi masyarakat sekitar, sehingga sudah menjadi tanggung jawab bersama untuk menjaganya dari kerusakan dan gangguan,” ujar Saryono. Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap terjalin sinergitas yang semakin kuat antara petugas Perhutani dan masyarakat desa hutan dalam upaya menjaga keamanan, kelestarian, serta keberlanjutan fungsi hutan di wilayah BKPH Jatipohon.