Grobogan – Dalam rangka memperkuat pengamanan dan pengawasan hasil hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi bersinergi dengan TNI melalui kegiatan penjagaan di Pos Pemeriksaan Hasil Hutan BKPH Linduk. Kegiatan ini dilaksanakan oleh jajaran petugas BKPH Linduk bersama Babinsa Desa Lebak Koramil Grobogan pada Jumat (12/12).
Kegiatan penjagaan tersebut merupakan langkah strategis Perhutani dalam mencegah terjadinya gangguan keamanan hutan, khususnya terkait peredaran hasil hutan ilegal. Melalui keberadaan pos pemeriksaan, setiap angkutan hasil hutan yang melintas dilakukan pengecekan administrasi dan fisik guna memastikan legalitas serta kesesuaian dengan ketentuan yang berlaku.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa sinergi dengan TNI menjadi bagian penting dalam upaya menjaga kelestarian dan keamanan kawasan hutan.
“Pengamanan hutan tidak bisa dilakukan sendiri, diperlukan dukungan dan kerja sama lintas sektor. Kehadiran Babinsa di pos pemeriksaan ini sangat membantu petugas kami dalam meningkatkan kewaspadaan dan memberikan rasa aman, baik bagi petugas maupun masyarakat,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kegiatan penjagaan ini juga sebagai sarana komunikasi sosial antara Perhutani, TNI, dan masyarakat sekitar hutan, sehingga tercipta pemahaman bersama mengenai pentingnya menjaga hutan sebagai aset negara.
Sementara itu, Babinsa Desa Lebak Koramil Grobogan, Serka Suyono, menyatakan dukungannya terhadap upaya yang dilakukan Perhutani.
“Kami siap bersinergi dan mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan hutan. Penjagaan bersama di pos pemeriksaan ini merupakan bentuk nyata kemanunggalan TNI dengan instansi terkait dan masyarakat untuk mencegah pelanggaran hukum di bidang kehutanan,” jelasnya.
Di sisi lain, Petugas Piket Pos Pemeriksaan Hasil Hutan BKPH Linduk, Subari, mengungkapkan bahwa dengan adanya penjagaan terpadu, pelaksanaan tugas di lapangan menjadi lebih optimal.
“Dengan dukungan Babinsa, kami lebih maksimal dalam melakukan pemeriksaan dokumen dan hasil hutan yang melintas. Hal ini sangat membantu dalam menekan potensi pelanggaran serta meningkatkan disiplin para pengangkut hasil hutan,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap pengamanan hutan di wilayah BKPH Linduk semakin kuat, sehingga kelestarian hutan dapat terjaga dan pemanfaatan hasil hutan dapat berjalan sesuai dengan prinsip legalitas dan keberlanjutan. (Mj-A)
Editor : Aris