Dalam upaya meningkatkan keamanan dan kelancaran pengelolaan kawasan hutan, Perhutani Kesatuan Pemangkuan Hutan (KPH) Purwodadi terus memperkuat sinergi dengan aparat keamanan. Salah satu langkah nyata diwujudkan melalui kegiatan pengawasan dan penjagaan di Pos 47 RPH Dersemi BKPH Bandung, pada Selasa (27/01).
Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh jajaran Perhutani BKPH Bandung bersama Danramil Ngaringan beserta anggota. Pengawasan difokuskan pada area Agroforestry Tebu Mandiri yang menjadi salah satu program pengelolaan hutan produktif di wilayah KPH Purwodadi. Upaya ini dilakukan guna memastikan keamanan aset hutan, menjaga kondusivitas wilayah, serta mencegah potensi gangguan keamanan yang dapat menghambat kegiatan agroforestry.
Petugas gabungan melakukan patroli di sekitar kawasan tanaman tebu, pengecekan pos pengamanan, serta komunikasi sosial dengan masyarakat sekitar hutan. Sinergitas antara Perhutani dan TNI ini diharapkan mampu memperkuat pengawasan lapangan sekaligus menumbuhkan rasa aman bagi para pesanggem dan masyarakat desa hutan yang terlibat dalam program agroforestry.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Bandung, Sri Purwanto, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk komitmen Perhutani dalam menjaga keberhasilan program Agroforestry Tebu Mandiri.
“Pengamanan kawasan Agroforestry Tebu Mandiri menjadi prioritas kami, karena program ini tidak hanya mendukung produktivitas hutan, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekitar. Sinergi bersama TNI ini sangat penting untuk menciptakan situasi yang aman, tertib, dan kondusif di lapangan,” ujar Sri Purwanto.
Sementara itu, Danramil Ngaringan, Kapten Inf Milton Simamora, menegaskan bahwa keterlibatan TNI dalam kegiatan ini merupakan wujud dukungan terhadap pengelolaan hutan yang berkelanjutan.
“Kami siap mendukung Perhutani dalam menjaga keamanan kawasan hutan, khususnya di lokasi Agroforestry Tebu Mandiri. Sinergi ini merupakan bagian dari tugas kami untuk membantu menciptakan stabilitas wilayah serta mendorong keberhasilan program pembangunan yang melibatkan masyarakat,” ungkap Kapten Inf Milton Simamora.
Melalui kegiatan pengawasan bersama ini, Perhutani KPH Purwodadi berharap seluruh kegiatan pengelolaan hutan, khususnya program agroforestry, dapat berjalan dengan lancar, aman, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta kelestarian hutan ke depan.