Grobogan – Dalam rangka meningkatkan keamanan kawasan hutan, Jajaran Petugas BKPH Linduk bersama Perwira Pembina (Pabin) Jaga Wana Polres Grobogan dan Anggota Polisi Hutan Mobil (Polhutmob) KPH Purwodadi melaksanakan patroli gabungan dengan menyisir Petak 202A-1 RPH Plososenjayan BKPH Linduk seluas 19,8 hektare, pada Senin (08/12).
Kegiatan patroli dilakukan untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan hutan seperti pencurian kayu, perambahan kawasan hutan maupun aktivitas ilegal lainnya. Hal ini sekaligus menjadi upaya pencegahan sejak dini terhadap kerusakan sumber daya hutan di wilayah KPH Purwodadi.
Patroli gabungan ini menyasar titik-titik rawan serta jalur akses keluar masuk kawasan hutan. Monitoring dilakukan secara intens untuk memastikan kondisi keamanan tetap kondusif, terutama menjelang musim penghujan yang berpotensi meningkatkan aktivitas masyarakat di kawasan hutan.
Administratur KPH Purwodadi, melalui Kepala BKPH Linduk, M. Bagus Nurul Iman, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga kelestarian hutan melalui berbagai langkah penguatan keamanan kawasan.
“Kami bersama jajaran Polhutmob dan Pabin Jaga Wana terus bersinergi menjaga aset negara ini. Upaya penjagaan dilakukan secara preventif melalui patroli rutin dan peningkatan pengawasan di lapangan. Kami berharap masyarakat ikut berperan dalam menjaga hutan karena manfaatnya kembali kepada kita semua,” jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Pabin Jaga Wana Polres Grobogan, Aiptu Wahyu Setiawan, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menekan terjadinya tindak kejahatan kehutanan.
“Kami hadir untuk mendukung Perhutani dalam memelihara kamtibmas di kawasan hutan. Menjaga hutan adalah tugas bersama, dan kami siap bersinergi untuk memastikan keamanan terjaga serta memberikan efek pencegahan terhadap pelaku kejahatan,” ungkapnya.
Sementara itu, salah satu warga sekitar hutan, Pardi, mengapresiasi langkah yang diambil Perhutani dan aparat keamanan dalam menjaga kelestarian hutan.
“Kami sebagai masyarakat senang ada patroli seperti ini. Hutan tetap aman, tidak ada pencurian kayu. Kalau hutannya terjaga, kami juga bisa terus mendapatkan manfaat dari hasil hutan,” tutur Pardi.
Perhutani KPH Purwodadi akan terus mengintensifkan patroli keamanan hutan dan menggandeng berbagai pihak, termasuk masyarakat desa hutan, dalam upaya menjaga keutuhan kawasan hutan agar tetap bermanfaat bagi lingkungan dan ekonomi masyarakat sekitar. (Mj-A)
Editor : Aris