Grobogan – Wana Wisata Air Terjun Widuri semakin dikenal sebagai salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Grobogan. Tidak hanya menyuguhkan panorama air terjun yang asri dan menenangkan, kawasan ini juga dikelilingi hutan yang masih lestari dan menarik untuk berbagai aktivitas wisata alam. Hal tersebut ditunjukkan melalui terselenggaranya Offroad Event Overland Widuri 2025 yang diikuti sekitar 130 kendaraan offroad dari berbagai wilayah di Pulau Jawa. Pada Sabtu (13/12).
Kegiatan offroad ini menempuh jalur menantang yang melintasi kawasan hutan BKPH Pojok, KPH Purwodadi, dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan dan kelestarian hutan. Rute yang dilalui dirancang khusus agar tidak merusak lingkungan, sesuai dengan prosedur pengelolaan hutan dan prinsip wisata berkelanjutan. Setelah menyusuri jalur hutan, seluruh peserta finis di Wana Wisata Air Terjun Widuri untuk beristirahat dan menikmati keindahan alam.
Administratur KPH Purwodadi melalui Kepala BKPH Pojok, Bambang R, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi contoh sinergi antara promosi wisata alam dan upaya menjaga kelestarian hutan.
“Perhutani mendukung kegiatan wisata berbasis alam seperti Offroad Overland Widuri ini, selama dilaksanakan sesuai prosedur dan tidak merusak hutan. Justru melalui kegiatan ini, masyarakat luas dapat mengenal daya tarik hutan BKPH Pojok dan Wana Wisata Air Terjun Widuri sebagai destinasi wisata yang aman, menarik, dan lestari,” jelas Bambang.
Menurutnya, kawasan hutan BKPH Pojok memiliki potensi besar sebagai wisata alam karena menyajikan lanskap hutan jati dan medan alami yang menantang, namun tetap ramah lingkungan apabila dikelola dengan baik. Perhutani juga terus mengawal kegiatan agar tetap sejalan dengan prinsip perlindungan hutan.
Ketua Panitia Offroad Event Overland Widuri 2025, Nuryekti Udoroseto, mengungkapkan bahwa Air Terjun Widuri dipilih sebagai lokasi finis karena keindahan dan kenyamanan kawasan wisatanya.
“Kami ingin mengenalkan Air Terjun Widuri sebagai destinasi wisata alam yang lengkap, mulai dari tantangan jalur offroad hingga tempat beristirahat yang indah dan sejuk. Seluruh peserta kami wajibkan mematuhi aturan, tidak merusak jalur hutan, dan menjaga kebersihan lingkungan,” tegas Nuryekti.
Antusiasme masyarakat juga terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Mulyono, salah satu warga sekitar, mengaku senang dan bangga melihat kawasan hutannya menjadi tujuan event berskala besar.
“Kami sangat antusias melihat kegiatan ini. Selain menghibur warga, acara ini juga membawa dampak positif karena Wana Wisata Air Terjun Widuri jadi semakin dikenal. Kami juga melihat peserta offroad tertib dan tidak merusak hutan,” ujarnya.
Dengan perpaduan keindahan air terjun, daya tarik hutan BKPH Pojok, serta komitmen menjaga kelestarian lingkungan, Wana Wisata Air Terjun Widuri kian mengukuhkan diri sebagai destinasi wisata alam unggulan yang layak dikunjungi sekaligus dibanggakan. (Mj-A)
Editor : ARis